Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Serba-Serbi Celana Jeans Wanita

Serba-Serbi Celana Jeans Wanita

Ada sebuah fashion item yang tidak akan pernah basi, dan harus ada dalam lemari pakaian tiap wanita: jeans! Ya, sejak Levi Strauss & Co meluncurkan jeans biru untuk pertama kali tahun 1873, bahan ini tidak pernah benar-benar lenyap dari radar fashionista.

Memang, mulanya jeans identik dengan maskulinitas: pekerja tambang, buruh kereta api dan koboi. Tetapi waktu berputar, dan makna jeans terus mengalami pergeseran.

Di era keemasan Hollywood tahun 1950 an, jeans dipakai oleh para superstar macam James Dean, sehingga maknanya mengalami ‘peningkatan’. Jeans pun menjadi identik dengan bintang film.

Tahun 60-70an, jeans menjadi tanda anti kemapanan ketika para aktivis kemanusiaan, politisi, dan demonstran menjadikannya ‘seragam tak resmi’. Pada era ‘jeans robek-robek’ tahun 80-an, ia menjadi lambang pemberontakan remaja.

Di awal tahun 2000 Britney Spears menyebarkan ‘demam jeans pinggul’, yaitu pemakaian celana jeans wanita yang garisnya menggantung di pinggul. Kini, jeans sudah menjadi milik semua laki-laki dan perempuan. Bahkan terdapat pilihan jeans yang lebih beragam untuk wanita.

Levi Strauss & Co sendiri pernah menerima Coty Fashion Critics’ Award, sebuah penghargaan fashion paling prestisius di industri Amerika. Ya, jeans sangat identik dengan Amerika, tetapi tahukah Anda bahwa sebenarnya jeans lahir di Italia?

Istilah jeans itu sendiri berasal dari kata ‘Genes’, yang merujuk pada kota Genoa di Italia. Di kota pelabuhan itu, para pelaut biasa mengenakan sebuah bahan kain yang merupakan format awal jeans. Saat itu warnanya bukan biru, tapi ungu tua.

Kini, kita mengenal istilah ‘designer jeans’, yaitu aneka produk jeans yang berkonotasi eksklusif dan biasa dipakai oleh para selebriti ketika sedang tidak ‘berdinas’.

Sebenarnya ‘designer jeans’ dapat dilacak asal-usulnya sejak 1970, tetapi ia baru mencapai popularitas di era 80-an, terutama setelah Brooke Shields (waktu itu masih remaja) tampil dalam sebuah iklan jeans Calvin Klein yang cukup provokatif.

Penjualan jeans setelah itu meroket gila-gilaan, dan para desainer mulai memutar otak untuk menghasilkan aneka varian bentuk dan model sesuai selera wanita yang beragam.

Dari skinny sampai cutbray, dari gelap sampai terang, dari celana sampai vest. Begitu banyak ragam jeans di pasaran, pasti pernah membuat kita bingung: bagaimana padu padannya?

Simak beberapa tips berikut untuk tampil uber-cool dengan gaya terbaru, meski memakai jeans lama Anda.

1. Jangan ragu untuk memadankan karakter jeans yang maskulin dengan item yang feminim. Misalnya, kenakan summer dress cerah dengan vest berbahan jeans yang agak gelap.

2. Sebenarnya, jeans pun bisa diajak untuk keluar-masuk acara formal di malam hari. Caranya, kenakan jeans berwarna gelap, padukan dengan blazer atau atasan elegan (warna putih sangat disarankan) plus aksesoris bling-bling.

3. Memakai atasan dan bawahan jeans yang warnanya sama persis itu sangat haram hukumnya.

4. Jeans bernuansa warna gelap sangat cocok dipakai bersama pakaian motif animal print yang sedang tren sekarang.

5. Jeans warna terang atau jeans cerah yang bermotif (misalnya acid-wash) sangat cocok untuk Anda yang kurus karena dapat membuat tampilan yang lebih ‘berisi’. Sebaliknya, jeans warna gelap dan berbahan stretch sangat disarankan untuk Anda yang tubuhnya berisi karena memberi efek merampingkan.

6. Ya, memang tren jeans pensil yang super ramping masih menghiasi halaman mode hingga kini, tetapi jangan buang jeans wide leg Anda, karena ia akan kembali. Beberapa fashion line meluncurkan lagi koleksi jeans wide leg, dan fashionista macam Eva Longoria mulai mengenakannya di event-event besar.

Bahkan Katie Holmes dan Victoria Beckham mempopulerkan pemakaian ‘boyfriend jeans’ yaitu jeans tipe wide leg gaya pria yang kakinya digulung. Ya, jeans model ini sebenarnya cocok untuk Anda yang bertungkai pendek dengan karakter tubuh kurus.

7. Masih ingat kemeja jeans raksasa yang dulu Anda pakai dengan celana panjang dan sepatu boots? Pikir dua kali sebelum membuangnya. Kemeja lama Anda akan tampil keren lagi jika dipadu dengan celana mikro mini (jika kemeja berwarna cerah, sebaiknya dipadu dengan celana gelap, dan sebaliknya) dan aksesoris.

Itulah ulasan tentang Serba-Serbi Celana Jeans Wanita, semoga berguna dan bermanfaat.

Post a Comment for " Serba-Serbi Celana Jeans Wanita"