Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ragam Celana Panjang Wanita

Ragam Celana Panjang Wanita

Saat ini, sepertinya celana panjang model pensil sedang menjadi primadona. Hampir setiap hari kita melihat kaum hawa mengenakan celana yang modelnya yang mirip dengan alat tulis tersebut.

Celana panjang model pensil ini memang bisa menunjang penampilan kita menjadi modis. Namun, tahukah Anda bagaimana asal mula terciptanya fesyen celana panjang ini?

Catatan sejarah menunjukkan bahwa celana panjang sudah ada sejak 570 SM melalui relief di Persepolis, Iran. Waktu itu, celana panjang ini digunakan oleh kaum nomaden Iran sebagai busana berkuda yang dapat melindungi paha dan kaki dari gesekan tubuh kuda.

Selanjutnya, celana panjang menjadi seragam kaum pemburu Iran dan Persia. Bahan celana panjang pada masa itu terbuat dari kulit binatang. Tidak hanya berhenti di Iran dan Persia, celana panjang terus menghipnotis hingga ke tanah Mongolia dan menjadi salah satu item fesyen kerajaan China. Di sini, celana panjang sudah mulai dibuat dari kain.

Pada masa itu, celana panjang hanya digunakan oleh pihak militer karena kemampuannya yang dapat menjaga suhu tubuh tetap hangat. Celana panjang menjadi busana standar bagi masyarakat Barat sejak abad ke-16. Namun, sejarah menunjukkan bahwa di abad ke-15 pria-pria di Hungaria telah mengenakan pakaian yang berbentuk seperti celana panjang di balik busana mereka.

Celana panjang di awal-awal kemunculannya di Eropa dikenal sebagai pantalone. Nama tersebut diambil dari sebuah karakter komedi Italia berjudul ”Commedia dell’Arte” ketika seorang badut kerap tampil menggunakan celana panjang untuk menghibur raja.

Celana panjang untuk kaum wanita menjadi sangat populer saat Marie Antoinette kerap menggunakannya untuk berkuda. Abad ke-19 menjadi era penting dalam dunia fesyen, saat celana panjang diadopsi menjadi busana wanita, bukan hanya busana pria.

Hal ini semakin dipertegas dengan banyaknya artis dan figur publik yang menggunakan celana panjang sebagai busana sehari-hari. Seiring berlalunya waktu, celana panjang tidak hanya dikenal sebagai item fesyen fungsional karena kepraktisannya.

Saat ini, celana panjang tidak melulu berbentuk lurus seperti pipa. Celana panjang berevolusi dan termodifikasi sesuai budaya dimana pemainnya berada. Di Jepang, celana panjang berbentuk hakama menjadi awal bentukkan kulot. Sementara di China, celana berpipa lurus diperindah dengan bordir, sulaman, serta dibuat dari kain-kain halus untuk tampilan yang lebih cantik.

Kaum perempuan di Andalusia menggunakan celana panjang berhias lipit, sementara wanita Timur Tengah menggunakan harem pants yang kini justru menjadi populer di atas catwalk. Celana panjang tidak hanya praktis dikenakan bagi Anda yang aktif, tetapi sebagai penunjang penampilan berbusana Anda.

Sebelum memutuskan untuk membeli dan mengenakan celana panjang, ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu model celana panjang yang cocok Anda kenakan. 

Model celana panjang yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Celana panjang model skinny trousers dengan pipa kaki yang mengecil di bagian bawah. Panjang celana ini biasanya hanya sebatas mata kaki.

2. Ada juga model celana panjang ala pelaut yang melebar ke bawah, yang biasa disebut palazzo.

3. Celana panjang yang pas digunakan pada acara malam hari adalah celana panjang yang berbentuk pipa lebar, namun dibuat pas di kaki ala celana tuxedo. Celana model ini, umumnya disebut Le Smoking di kalangan fashionista.

4. Terakhir adalah celana panjang model baggy, seperti celana panjang laki-laki pada umumnya.

5. Banyak yang beranggapan bahwa celana panjang termasuk busana yang dikenakan saat-saat formal, seperti paduan busana kerja.

Berikut ini beberapa alternatif padu-padan agar celana bahan bisa dikenakan secara informal, yaitu:

1. Padukan skinny trousers dengan atasan unik dan sepatu berhak datar (flat shoes). Gaya lain bisa memadukannya dengan mengenakan atasan T-shirt dan alas kaki flat shoes.

2. Jika hendak terkesan maskulin tetapi feminin, padankan celana panjang model apa saja dengan atasan dari bahan chiffon yang dihiasi dengan frills atau kemeja dengan kerah Peterpan.

3. Bila Anda memiliki celana panjang dengan model garis pinggang yang jatuh di pinggul, dapat dipadukan dengan atasan model kimono dan alas kaki flat shoes.

4. Jika Anda ingin mengenakan celana panjang ala pelaut yang melebar ke bawah, cukup padukan busana atasan sederhana seperti T-shirt dengan aplikasi vest (rompi).

Itulah ulasan tentang Ragam Celana Panjang Wanita, semoga bermanfaat.

Post a Comment for " Ragam Celana Panjang Wanita"