Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Menulis Surat Cinta

Tips Menulis Surat Cinta

Cinta memiliki tradisinya sendiri. Ia akan senantiasa indah dalam sajian apa saja. Seperti kebiasaan untuk saling berkirim surat cinta misalnya.

Terlihat konvensional, namun toh cara lama ini masih banyak pengikutnya. Apa pasal? Surat cinta yang ditulis dengan tangan sang kekasih memiliki arti tersendiri.

Ya, dalam lembaran itu dia berjuang untuk merangkai kata-kata seindah mungkin. Menulis satu persatu huruf serapi mungkin dan memilih warna kertas semanarik mungkin. Tidak seinstan jika kita menulis surat dengan media elektronik, bukan?

Dalam surat cinta tersimpan memori. Betapa banyak orang yang mengoleksinya,  meski sudah dipertautkan sekian puluh tahun dalam pernikahan.

Atau, lihatlah roman-roman dunia yang mengutip kisah tentang keterlibatan kertas sakti ini untuk mempermulus hubungan diantara keduanya. Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri, Romeo dan Juliet, dan yang paling melegenda adalah surat milik Cleopatara.

Sulitkah membuat surat cinta? Bagi anda yang ingin belajar membuatnya, cobalah tips berikut ini :

1. Ciptakan suasana yang mendukung

Bersihkan meja tulis anda, letakkan foto orang yang anda sayangi di depan anda, dan putar musik kesayangan anda, yang bisa membuat anda rileks. Bagaimanapun untuk menyusun kalimat-kalimat yang romantic, diperlukan suasana yang romantis juga. Sebuah langkah yang tidak sulit, bukan?

2. Pilihlah kertas surat, amplop dan tinta yang terbaik

Ingat, semua akan indah jika dikemas dalam bungkus yang menarik. Inspirasi lebih mengalir dan semua yang tak terduga dapat tergores lewat pena anda.

3. Jangan lupa sediakan kertas lain untuk konsep

Bagi pemula, ini penting lho. Jika anda langsung menulis di kertas yang indah dan terjadi kesalahan, anda akan mudah membuangnya. Sayang, kan? Selain itu, serakan kertas-kertas indah itu bisa membuat anda frustasi. Konsep dulu, kira-kira kalimat apa yang ingin Anda ungkapkan pada pujaan hati Anda.

4. Pembukaan Surat

Anda bisa menanyakan kabar dia dan keluarga, atau maksud Anda mengirim surat. Yang jelas, semua bisa menjadi bahan tulisan asalkan Anda mengemasnya dengan sentuhan hati.

5. Tentang esensi surat cinta

Ungkapkan dengan jujur suara hati Anda. Tidak perlu merasa berbasa-basi bila mengungkapkan hal-hal tertentu dengan kata-kata implisif. Maksud Anda harus dapat dipahaminya dengan baik.

6. Kata-kata romantis

Salam penutup yang manis, misalnya Aku Cinta kamu, Aku akan selalu sayang sama kamu.  Ini akan menjadi kesimpulan dari semua isi surat itu  sekaligus menghangatkan suasana hati pasangan kita.

7. Bubuhkan tanda tangan atau sesuatu pada surat cinta, agar membuatnya terasa lebih spesial dalam surat yang Anda tulis. Bibir merah yang teroles lipstick misalnya.

8. Semprotlah dengan minyak wangi yang paling harum yang Anda miliki.  Meski tersedia berbagai kertas dengan aroma, namun bau parfum Anda adalah bau tubuh yang terasa akan menghadirkan raga Anda didekatnya.

9. Surat Cinta yang telah anda torehkan, sebaiknya ditahan dulu, tunggulah sehari atau dua hari, siapa tahu Anda berubah pikiran. Jika benar-benar yakin, saatnya Anda mengirimkan surat tersebut.

10. Masukkan surat Anda ke dalam amplop, dengan perekat lem cinta yang melekat dalam hati Anda. Bergegaslah ke kantor pos. Bersenandunglah sepanjang jalan. Hari ini warna hidup Anda sedang pelangi. Indah bukan?

Itulah ulasan tentang Tips Menulis Surat Cinta. Semoga dapat menjadi inspirasi untuk Anda.

Post a Comment for " Tips Menulis Surat Cinta "